Jumat, 28 November 2014

TOR (Term of Reference)

Bismillahirrohmannirohim..

hari ini saya harus membuat TOR (Term of Reference) untuk kajian yang akan diadakan oleh kami, Keluarga Mahasiswa Pascasarsaja (KMP). sudah cukup lama saya tidak membuat TOR sejak lebih kurang 4 tahun yang lalu, ketika saya aktif di organisasi semasa S1.

nah kali ini saya akan memberikan contah TOR yang sudah saya buat.
let's check it up! :D



TOR (Term of Reference) kajian rabu sore

Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP)  UNY

“Sehat Ala Rasulullah”
A.                Pendahuluan
Kesehatan merupakan suatu aspek yang begitu vital dalam kehidupan seseorang. Dapat kita bayangkan bagaimana jika seseorang mengalami sakit, maka semua pekerjaan akan tertunda dan tidak dapat diselesaikan dengan baik. melihat fakta yang ada di kalangan masyarakat saat ini, merupakan sesuatu yang asing jika pada suatu daerah tertentu tidak terdapat masyarakat yang mengalami sakit. Bahkan terkadang adanya beberapa rumah sakit di suatu daerah sudah tidak dapat menampung pasien lagi. Semakin meningkatnya sejumlah apotik, toko obat-obatan dan produk kesehatan lainnya juga merupakan bukti bahwa “sehat” semakin mahal dan langka.  
Mahasiswa pascasarjana UNY yang secara umum merupakan praktisi dan akademisi di bidang pendidikan, yang artinya tugasnya tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri agar mampu melaksanakan tugasnya sebagai seorang pendidik dengan sebaik mungkin namun juga mampu mengajarakan dan mendidik orang lain untuk sehat.
Rasulullah Saw merupakan sosok teladan dalam segala hal. Salah satunya dalam ha kesehatan. “Kesehatan merupakan salah satu hak bagi tubuh manusia” demikian sabda Nabi Muhammad SAW. Dalam Shahih Bukhari, terdapat 80 hadits yang membicarakan masalah kesehatan pribadi Rasulullah. Belum lagi yang dibahas pada kitab Shahih lainnya seperti Shahih Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Baihaqi, dan Shahih Ahmad. Rasulullah dalam hidupnya sangat peduli pada kesehatan, baik kesehatan dirinya maupun kesehatan pada umatnya.
Rasulullah tercatat hanya dua kali menderita sakit yakni setelah menerima wahyu pertama di Gua Hira dan yang kedua pada saat menjelang meninggalnya. Ajarannya pada aspek kesehatan menekankan pada pola pencegahan daripada pengobatan.
Ada beberpaa aspek kesehatan yang dapat kita contoh dari Rasulullah. Pertama, aspek kesehatan individu. Pada aspek ini Rasulullah senantiasa menjaga kebersihan dirinya dan membatasi makanan didalam perut. Pada aspek pengendalian gizi, Rasulullah selalu menjaga makanan yang dikonsumsinya.
Lalu beberapa pola yang juga dapat diterapkan, pertama seleksi makanan. Makanan yang masuk ke mulut Rasulullah terseleksi secara ketat, baik kehalalannya maupun kebaikannya. Kedua, berhenti makan sebelum kenyang dan tidak makan sebelum lapar. Ketiga, Mengatur pola tidur adalah kunci hidup sehat ala Rasulullah yakni cepat tidur malam hari dan cepat bangun pada dinihari. Dan terakhir puasa sunnah diluar bulan Ramadhan. 
Dari latar belakang tersebut diatas maka kami Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) mengadakan kajian keagamaan dan kesehatan dengan tema “sehat ala Rasulullah”. Yang akan diselenggarakan pada ahri Rabu, 3 Desember 2014.
 
B.                 Arahan materi
Beberapa hal yang akan dibahas dalam materi ini adalah:
1)            Memberikan gambaran kondisi umum kesehatan masyarakat di Indonesia lintas generasi.
2)            Memberikan gambaran isu penyakit .
3)      Memberikan gambaran pola hidup sehat dan atau tidankan preventif dalam menjaga kesehatan ala Rasulullah.

C.                Tujuan Kegiatan
Mengetahui cara hidup sehat yang diajarkan Rasulullah dan relevansinya dengan dunia kesehatan saat ini sehingga peserta dapat  menentukan langkah untuk memperbaiki masalah kesehatan yang ada dan dapat menentukan langkah-langakah preventif dalam menjaga kesehatan.

D.                Penutup
Term of Reference ini disusun sebagai kerangka acuan dalam kajian ”Sehat ala Rasulullah”

Tidak ada komentar: